Portalraya.com, Kukar – Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik dan perayaan Idulfitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengedepankan sinergi antara kekuatan personel, sarana fisik, pendekatan humanis, dan dukungan teknologi informasi sebagai pilar utama pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2025.
Bupati Kukar Edi Damansyah menekankan pentingnya sikap empati dan keramahan dari para petugas di lapangan saat berinteraksi dengan pemudik.
Ia menilai, pelayanan publik yang efektif tidak hanya mengandalkan keakuratan teknis, namun juga menyentuh aspek emosional dan psikologis masyarakat.
“Kita harus hadir bukan hanya sebagai petugas pengaman, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat. Sikap humanis adalah kunci untuk menciptakan suasana mudik yang nyaman,” tegas Edi. Kamis (20/3/2025).
Sebagai bentuk implementasi dari arahan tersebut, Pemkab Kukar telah melengkapi seluruh pos pengamanan dengan fasilitas pendukung yang ramah bagi pemudik. Tersedia ruang istirahat yang nyaman untuk anak-anak, layanan informasi berbasis digital, serta distribusi logistik ringan guna membantu pelintas jalan yang mengalami kelelahan.
Tidak hanya itu, sejumlah posko juga menyediakan ruang laktasi khusus bagi ibu menyusui, sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok rentan.
Pemanfaatan teknologi informasi menjadi aspek penting lain dalam operasi ini. Dengan melakukan pemetaan digital terhadap titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, petugas dapat mengambil langkah cepat untuk melakukan antisipasi. Selain itu, aplikasi peta interaktif serta pemberitahuan kondisi lalu lintas disebarluaskan melalui media sosial resmi milik Pemkab Kukar, Polres Kukar, dan Dinas Perhubungan.
“Kami mendorong masyarakat untuk aktif memantau update informasi melalui kanal resmi yang sudah kami sediakan. Ini akan mempermudah dan mempercepat penanganan situasi di lapangan,” jelas Kepala Dinas Kominfo Kukar, Rachmat Hidayat.
Sementara itu, TNI juga mengambil peran strategis dalam pengamanan. Dandim 0906/KKR Letkol Czi Damai Adi Setiawan mengungkapkan bahwa personel TNI akan difokuskan untuk menjaga jalur alternatif, khususnya di wilayah pedalaman dan kawasan perbatasan Kukar yang memiliki kerentanan tersendiri.
“Kami siap mendukung penuh. Tujuan utama kami adalah memastikan seluruh masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman dan damai,” ujarnya.
Melalui perpaduan antara profesionalisme aparat, pendekatan pelayanan yang humanis, serta teknologi yang adaptif, Pemkab Kukar menegaskan komitmennya dalam menghadirkan Operasi Ketupat Mahakam 2025 sebagai bentuk perlindungan sekaligus pelayanan terbaik bagi seluruh warga.
“Operasi ini tidak sekadar pengamanan semata, melainkan juga wujud nyata kepedulian terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama momen mudik dan perayaan hari raya,” tutup Adi Setiawan. (Adv/Diskominfo Kukar)
