Portalraya.com, KUKAR – Desa Jembayan Tengah di Kecamatan Loa Kulu punya cara unik untuk menumbuhkan kepedulian warga terhadap lingkungan.
Melalui program Kotak Sedekah Sampah, warga diajak berkontribusi menjaga kebersihan sekaligus menanamkan nilai berbagi.
Kotak-kotak ini ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti masjid, musala, dan sekolah. Pemerintah desa berharap warga terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan terlibat aktif dalam upaya pengelolaan.
Kepala Desa Jembayan Tengah, Masnur, menyebutkan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari pembentukan Bank Sampah yang lebih dulu berjalan. Warga tidak hanya membuang, tapi juga belajar memilah sampah.
“Lewat kotak ini, kami ingin tanamkan rasa tanggung jawab bersama. Sampah itu bukan musibah kalau kita kelola dengan benar,” katanya, Rabu (21/5/2025).
Tim pengelola sampah desa bekerja sama dengan kelompok Dasawisma untuk memperluas partisipasi rumah tangga. Sampah bernilai ekonomis bisa dikumpulkan, ditabung, dan diuangkan sewaktu-waktu.
Tabungan dari sampah kini menjadi alternatif dana cadangan. Beberapa warga bahkan menggunakannya untuk kebutuhan lebaran atau biaya mendadak lainnya.
Dukungan juga datang dari P3A Loa Kulu yang membantu pengangkutan sampah dari area sulit dijangkau, khususnya bagian belakang desa.
“Kerja sama seperti ini yang kami harapkan. Semua pihak ikut bergerak,” kata Masnur.
Program ini belum menggunakan alat modern, tapi gotong royong menjadi kekuatan utamanya.
Masnur berharap kebiasaan membuang dan memilah sampah ini bisa terus tumbuh menjadi budaya yang mengakar.
“Kalau bisa sedekah uang, mengapa tidak sedekah sampah? Manfaatnya juga besar,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)
