Portalraya.com, Kukar – Dini hari di Tenggarong dikejutkan oleh insiden kebakaran yang melanda sebuah rumah toko (ruko) di Jl. Jelawat RT. 021, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, tepat di depan kawasan MAN (Madrasah Aliyah Negeri). Kejadian yang berlangsung pada Sabtu (19/07/2025) ini memicu kepanikan warga sekitar dan memaksa petugas gabungan bertindak cepat demi mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain.
Laporan pertama kali diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara pada pukul 02.08 WITA. Tidak menunggu lama, personel dari Pleton 3 Mako Damkar Kukar segera diberangkatkan ke lokasi kejadian. Dengan respons tanggap dan koordinasi yang sigap, petugas berhasil mengendalikan api pada pukul 03.00 WITA, dan kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api tersisa yang bisa memicu kebakaran ulang.
Kepala Regu Pleton 3 menyampaikan bahwa situasi cukup menantang karena waktu kejadian yang masih dini hari, di mana kondisi sekitar masih gelap dan lalu lintas terbatas. Namun, berkat kesiapsiagaan petugas dan sinergi antarinstansi, upaya pemadaman berlangsung cepat dan efektif.
Pelapor kejadian atas nama Fhika, menghubungi petugas saat melihat kepulan asap dan kobaran api dari bangunan ruko milik warga bernama Rusdiansyah. Sumber api diduga berasal dari dalam ruko, namun hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh tim terkait, termasuk aparat kepolisian dan instansi teknis lainnya.
Bangunan yang terbakar merupakan rumah toko (ruko), yang diduga memiliki fungsi ganda sebagai tempat tinggal sekaligus tempat usaha. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun demikian, kerugian material tengah didata lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Untuk menangani kebakaran ini, Pleton 3 dari Mako Damkar Kukar dikerahkan sebagai tim utama. Dalam prosesnya, mereka mendapat back-up dari Pleton 1 dan 2, mengingat potensi meluasnya api di kawasan padat bangunan.
Unit dan personel yang diturunkan antara lain: 9 Unit Brandweer (mobil pemadam kebakaran utama), 1 Unit Rescue (untuk evakuasi dan pertolongan darurat), 1 Unit Pick Up dengan Portable Pump (untuk akses sempit dan penyemprotan manual).
Keberhasilan penanganan cepat ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor. Di lapangan, petugas Damkar didampingi oleh relawan pemadam kebakaran, personel TNI, Polri, Satpol PP, hingga petugas dari PLN. Kehadiran tim PLN sangat vital, karena mereka bergerak cepat memutus aliran listrik di lokasi untuk mencegah terjadinya korsleting lanjutan maupun kejadian yang lebih fatal.
Kolaborasi yang solid antarinstansi ini menjadi bukti kuat bahwa penanganan bencana kebakaran di Kukar kini sudah mengedepankan prinsip kerja terpadu dan tanggap darurat.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran dini hari ini, baik dari unsur internal Damkar maupun instansi pendukung lainnya.
Petugas juga kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam dan dini hari. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-Memastikan semua peralatan listrik dimatikan sebelum tidur.
-Tidak meninggalkan kompor atau peralatan memasak tanpa pengawasan.
-Memastikan instalasi listrik di rumah atau toko aman dan sesuai standar.
“Kami juga mendorong masyarakat untuk segera menghubungi Damkar Kukar melalui layanan cepat tanggap jika melihat potensi bahaya kebakaran. Respon awal sangat menentukan dalam penyelamatan,” tambah perwakilan Damkar dari Pleton 3.
Peristiwa ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi musibah kebakaran. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran dan bencana lainnya. (Silvi)
