Fandi Raih Hole-in-One di Bupati Kukar Open 2025: “Berkat Keberuntungan dan Dukungan Guru di Berau”

Portalraya.com, Samarinda— Keberuntungan berpihak pada Fandi, pegolf muda asal Berau, yang sukses mencetak hole-in-one dalam turnamen Bupati Kukar Open Golf 2025 di Lapangan Golf Bukit Tanah Merah, Samarinda, Minggu, 27 Juli 2025. Prestasi langka ini disambut dengan rasa syukur dan kebahagiaan.

“Alhamdulillah, pasti senang. Itu juga berkat keberuntungan. Dari seribu orang mungkin hanya satu yang bisa dapat dan saya termasuk yang beruntung,” ujar Fandi dengan senyum bangga.

Meskipun baru pertama kali ikut Bupati Kukar Open, Fandi sudah tiga kali turun dalam turnamen golf dan kali ini merupakan kunjungan ketiganya ke Tanah Merah. Ia menilai turnamen ini sebagai ajang yang sangat positif dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan.

“Turnamen ini bagus sekali. Kalau bisa dilaksanakan terus-menerus, bisa mengembangkan kreativitas dan semangat para golfer untuk terus maju,” katanya.

Fandi pun berbagi rencana besarnya: ikut seleksi menjadi pegolf profesional tahun depan. Ia berharap pencapaiannya saat ini bisa menjadi batu loncatan menuju karier yang lebih tinggi.

“Insya Allah, saya ada niat ikut seleksi pro tahun depan. Semoga saya bisa lolos,” tambahnya penuh harap.

Meski berasal dari Berau dan harus menempuh perjalanan jauh lewat darat, Fandi menganggap perjalanan itu sebagai bagian dari proses dan bahkan sebagai pembawa berkah.

“Kendala paling soal perjalanan saja, karena saya lewat darat dari Berau. Tapi mungkin justru dari situ saya dapat keberuntungan,” ujarnya sambil tertawa.

Fandi juga menyampaikan dukungan dan pembinaan yang ia terima dari para senior di Berau yang sudah berpengalaman di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Saat ini, ia tengah mempersiapkan diri untuk ajang tersebut dengan berlatih teknik dan mematangkan pukulan.

“Saya banyak belajar dari senior-senior yang sudah sering ikut Porprov. Mereka seperti guru bagi saya,” ucapnya dengan rasa hormat.

Untuk ke depan, Fandi memastikan bahwa jika Bupati Kukar Open kembali diadakan, apalagi jika digelar di Tenggarong, ia akan siap kembali turun gelanggang.

“Kalau nanti turnamen diadakan lagi di Tenggarong, dan saya ada waktu dan kesempatan, saya pasti ikut,” tegasnya.

Fandi adalah contoh nyata bahwa semangat, kerja keras, dan bimbingan dari lingkungan yang tepat bisa menghasilkan prestasi gemilang. Hole-in-one yang ia raih bukan hanya soal keberuntungan, tapi juga buah dari komitmen, latihan, dan cinta terhadap olahraga golf. (Silvi(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *