Portalraya.com, Kukar– Sebuah langkah besar dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat resmi dimulai di Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong. Pada 4 Agustus 2024, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) “Sumber Rejeki” diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar. Senin, (13/10/2025).
Fasilitas ini menjadi simbol nyata kolaborasi pemerintah dan warga dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang modern, mandiri, dan ramah lingkungan.
Pengelola TPS 3R, Anisa, menyampaikan rasa syukur atas dukungan penuh yang diberikan DLHK sejak awal pembangunan pada tahun 2023 hingga fasilitas ini mulai beroperasi penuh pada Juni 2024.
“Mulai dari pelatihan teknis, penyediaan bak kompos, hingga pengawasan emisi udara dari proses pengolahan, semua kami lakukan bersama DLHK Kukar, Pendampingan mereka sangat berarti agar TPS ini bisa beroperasi sesuai standar lingkungan,” ujarnya.
Dalam sambutan peresmian, perwakilan DLHK Kukar menegaskan bahwa TPS 3R bukan hanya sekadar infrastruktur, melainkan bagian dari sistem besar pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Fasilitas seperti ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta bisa menghasilkan solusi jangka panjang terhadap persoalan sampah,” ungkapnya.
Sejak beroperasi, TPS 3R “Sumber Rejeki” telah memberikan dampak positif bagi lingkungan dan ekonomi lokal. Sampah organik diolah menjadi kompos berkualitas yang digunakan kembali untuk kegiatan pertanian warga, sementara sampah anorganik bernilai jual, seperti plastik dan logam, disortir dan dijual ke pengepul.
Upaya ini tidak hanya mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPA, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi hijau bagi masyarakat sekitar.
Peresmian TPS 3R ini juga menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan warga Loa Tebu. Warga kini bangga memiliki fasilitas pengelolaan sampah yang bersih, efisien, dan representatif.
“Ini bukan hanya tempat membuang sampah, tapi juga tempat belajar dan berkreasi untuk lingkungan,” kata Anisa.
DLHK Kukar berharap keberhasilan TPS 3R “Sumber Rejeki” dapat menjadi model replikasi bagi kecamatan lain di Kukar.
Dengan dukungan berkelanjutan dari masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta, visi menuju Kabupaten Kutai Kartanegara bebas sampah dan berdaya lingkungan bukan lagi impian, melainkan kenyataan yang sedang diwujudkan. (Adv/DLHK KUKAR)
