Portalraya.com, Tabang– Upaya pencarian terhadap seorang warga negara Malaysia yang hilang akibat kecelakaan air di Sungai Patek, KM 32 Jalan Hauling KUD Beringin Mulia, Desa Umaq Bekuay, Kecamatan Tabang, terus berlangsung hingga Sabtu (22/11/2025). Korban, bernama Wong Sie Tuong (65), dilaporkan hilang setelah mobil yang dikemudikannya terseret arus deras pada Kamis malam.
Wong, karyawan PT Cahaya Riski Persada kontraktor KUD Beringin Mulia di bidang perkayuan mengalami insiden tragis itu ketika hendak menuju Basecamp KM 35 bersama rekannya, Hardie alias Amat.
Mengendarai Toyota Hilux KT 8689 NO, mereka melaju dalam kondisi hujan deras dan berpapasan dengan Ahmad Ribut Maulana dan Sarbani yang kemudian ikut beriringan menuju basecamp.
Ketika tiba di KM 32, debit air Sungai Patek tengah meningkat signifikan dengan arus sangat kuat. Meski kondisi berbahaya, korban tetap memutuskan untuk menerobos penyeberangan.
Di tengah crossing, mobil mendadak berhenti, terputar, lalu perlahan terisi air. Hardie sempat berteriak agar Wong keluar dari kendaraan dan bahkan mencoba menarik tangannya, namun korban tetap bertahan sambil memegang setir. Dalam hitungan detik, arus deras menyeret mobil tersebut ke arah hilir.
Situasi gelap membuat para saksi kehilangan jejak korban. Mereka berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai, lalu memulai pencarian dini hari. Pada pagi harinya, mobil Hilux ditemukan dalam kondisi terbalik sekitar 100 meter dari titik penyeberangan, namun korban tidak berada di lokasi.
Laporan warga Sidomulyo diterima Polsek Tabang yang dipimpin IPTU Aldino Subroto. Dengan dukungan KUD Beringin Mulia, tim gabungan menempuh akses darat dan air untuk mencapai lokasi. Petugas tiba pada Jumat (21/11) pukul 16.15 WITA dan melakukan penyisiran sejauh dua kilometer ke arah hilir.
“Sampai saat ini kami masih fokus melakukan pencarian, Mbak,” ujar IPTU Aldino Subroto.
Personel damkar sektor Tabang turut dilibatkan. Kepala Pos Damkar Tabang, Ferdi Hendrian, memastikan tim gabungan sudah bergerak sejak pagi. “Basarnas meluncur ke TKP. Anggota damkar sudah di lokasi untuk penyisiran. Dari Pos Tabang kami kerahkan dua orang,” ungkapnya.
Barang bukti yang ditemukan meliputi mobil Hilux hitam, spion, celana, sandal, serta topi korban. Kondisi hujan deras pada malam kejadian membuat debit sungai meningkat tajam dan arus sangat kuat, sementara akses menuju lokasi cukup ekstrem dengan waktu tempuh sekitar tiga jam dari Polsek Tabang.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan terus melakukan pencarian dengan menyisir arus sungai dan wilayah sekitar lokasi kejadian.(Silvi)
