Portalraya.com, Marangkayu– Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kecamatan Marangkayu kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya sadar keselamatan sejak usia dini melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi di TK Islam Terpadu Bunayya, Kamis (15/01/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.27 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya preventif Damkarmatan dalam menekan risiko kebakaran melalui pendekatan edukatif kepada anak-anak.
Kunjungan ini dilaksanakan berdasarkan laporan resmi yang disampaikan oleh Bu Endang Prihatini, S.E, dengan melibatkan sembilan personel Damkarmatan Marangkayu, yakni Ebet, Tedi Wijaya, Ahmad Yusuf, Saprianto, Achmad Dwi Royanto, Haris Ateng, Iwan, Akhiruddin, dan Aldiansyah Saputra. Seluruh personel tergabung dalam Pleton 1 dan melaksanakan kegiatan dengan penuh tanggung jawab serta semangat
pengabdian.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak TK Islam Terpadu Bunayya mendapatkan edukasi tentang keselamatan kebakaran melalui metode yang komunikatif dan menyenangkan. Materi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami, mulai dari pengenalan bahaya api hingga pentingnya menjaga keselamatan diri di lingkungan rumah dan sekolah.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan sekolah, Damkarmatan Marangkayu juga menyerahkan plakat penghargaan kepada pihak TK Islam Terpadu Bunayya.
Setelah kegiatan berakhir dan seluruh personel kembali ke pos, Kepala Tim Regu Damkarmatan Marangkayu, Ebet, mengumpulkan tim untuk menyampaikan apresiasi atas kinerja mereka.
“Saya sangat bangga dengan seluruh tim. Mereka mampu menyampaikan pesan keselamatan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dimengerti oleh anak-anak. Ini bukan sekadar tugas, tetapi kontribusi nyata dalam membentuk generasi yang peduli keselamatan,” ujarnya.
Ebet juga menyampaikan terima kasih kepada Bu Endang Prihatini serta seluruh jajaran TK Islam Terpadu Bunayya atas kerja sama yang terjalin dengan baik. Menurutnya, sinergi antara instansi dan dunia pendidikan menjadi kunci keberhasilan kegiatan sosialisasi semacam ini.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat Kecamatan Marangkayu agar pendidikan keselamatan tidak hanya berhenti di sekolah. Orang tua diharapkan turut memberikan contoh dan pengawasan di rumah, seperti tidak menyimpan benda berbahaya di tempat yang mudah dijangkau anak-anak serta menjelaskan risiko kebakaran sejak dini.
Ke depan, Damkarmatan Marangkayu berencana memperluas kegiatan sosialisasi ke sekolah lain, lingkungan permukiman, dan tempat kerja.
“Kami membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat yang ingin mengundang tim kami atau bergabung sebagai relawan. Semakin banyak yang memahami keselamatan, semakin aman Marangkayu untuk kita semua,” pungkas Ebet.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen edukatif bagi anak-anak, tetapi juga langkah strategis dalam memperkuat kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran serta mempererat hubungan antara Damkarmatan dan warga Kecamatan Marangkayu.(Silvi)
