Hari Desa Nasional 2026 di Kukar, Bupati Dorong Percepatan Pembangunan Desa dan Transparansi Dana RT

65876569-2619-4817-b8aa-7066c6ade06e

Portalraya.com, Kukar– Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Apel Bersama dalam rangka Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Serapo, Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kamis (15/01/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi simbol penguatan komitmen bersama dalam membangun desa sebagai pilar utama pembangunan daerah dan nasional.

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, dan dihadiri Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, hingga perwakilan dunia usaha dan perbankan yang beroperasi di wilayah Kukar.

Mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”, peringatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus ajakan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menekankan pentingnya respons cepat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi desa, khususnya terkait infrastruktur dasar dan fasilitas publik. Ia menyoroti kondisi Lapangan Serapo yang sempat menjadi perhatian karena belum tersentuh perbaikan melalui dana perubahan.

“Jika ada permasalahan di desa, segera laporkan kepada instansi yang berwenang. Jangan dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah daerah terbuka dan siap menindaklanjuti,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi tonggak peningkatan kualitas desa secara menyeluruh, baik dalam aspek pelayanan publik, tata kelola pemerintahan desa, maupun pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, desa yang kuat akan menjadi fondasi bagi daerah yang mandiri dan berdaya saing.

Pada kesempatan tersebut, Aulia Rahman Basri turut menekankan pentingnya pengelolaan Dana RT yang telah direalisasikan sebesar Rp150 juta. Dana ini diharapkan dikelola secara transparan, akuntabel, dan partisipatif oleh masyarakat, sesuai dengan kebutuhan riil di lingkungan masing-masing.

“Dana RT bukan hanya soal nominal, tetapi soal kepercayaan. Libatkan masyarakat, kelola dengan jujur, dan pastikan manfaatnya dirasakan langsung,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada RT terbaik dan desa terbaik, sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat akar rumput.

Melalui peringatan Hari Desa Nasional 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan desa sebagai garda terdepan pembangunan dan mitra strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.(Silvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *