Peringati Perjuangan Merah Putih ke-79, Pemkab Kukar Gelar Napak Tilas dan Pesta Rakyat di Sangasanga

0698da0c-3e8e-4e14-a146-2ec64363d753

Portalraya.com, Kukar– Peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sanga-Sanga ke-79 Tahun 2026 kembali dimaknai secara substantif melalui pelaksanaan Napak Tilas dan Pesta Rakyat Merah Putih yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Kecamatan Sangasanga, Senin (26/01/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Monumen Merah Putih, Kelurahan Sangasanga Muara, ini menjadi ruang refleksi sejarah sekaligus penguatan semangat kolektif dalam pembangunan daerah.

Pelepasan ratusan peserta dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kukar, Drs. H. Sunggono, M.M., yang hadir mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. Peserta Napak Tilas berasal dari berbagai elemen, mulai dari pelajar, masyarakat umum, hingga organisasi kemasyarakatan.

Mereka menempuh rute bersejarah yang merepresentasikan jejak perjuangan para pahlawan lokal dalam mempertahankan kemerdekaan di Sanga-Sanga.

Dalam sambutannya, Sunggono menegaskan bahwa sejarah perjuangan tidak boleh berhenti sebagai narasi masa lalu. “Sejarah harus menjadi pondasi nilai dan sumber motivasi untuk membangun daerah dan bangsa agar lebih maju, berdaya saing, serta berkarakter,” ujarnya.

Menurutnya, Napak Tilas bukan sekadar kegiatan simbolik, melainkan sarana edukasi publik untuk menanamkan patriotisme, persatuan, dan tanggung jawab kebangsaan, khususnya bagi generasi muda.

Selain kegiatan jalan kaki menyusuri rute perjuangan, rangkaian peringatan juga dimeriahkan dengan Pesta Rakyat, Pameran UMKM, Gowes Merah Putih, serta renungan suci lintas nilai keagamaan.

Kehadiran UMKM lokal menjadi etalase potensi ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat pesan bahwa semangat perjuangan dapat diwujudkan dalam kerja produktif dan kemandirian ekonomi.

Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Bagi masyarakat Sanga-Sanga, peringatan tahunan ini telah menjadi agenda kebanggaan bersama sebuah ruang silaturahmi yang mempererat ikatan sosial sekaligus memperkuat identitas lokal dalam bingkai kebangsaan Indonesia.

Panitia pelaksana menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini menitikberatkan pada pentingnya memahami sejarah lokal sebagai modal sosial pembangunan.

Dengan meneladani nilai pengorbanan, keberanian, dan persatuan para pahlawan, generasi masa kini diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam mendorong kemajuan Kabupaten Kutai Kartanegara secara berkelanjutan.

Rangkaian Napak Tilas ditutup sementara dan akan dilanjutkan dengan upacara resmi puncak peringatan pada 27 Januari 2026, yang dijadwalkan dihadiri jajaran pimpinan daerah serta tokoh masyarakat. Momentum ini diharapkan kian meneguhkan bahwa semangat Merah Putih Sanga-Sanga tetap relevan sebagai energi moral dan inspirasi pembangunan masa depan.(Silvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *