Portalraya.com, Kukar– YFFBA (Yang Fun-Fun Battle Aja) hadir bukan sekadar sebagai kompetisi, melainkan sebagai gerakan kolektif anak muda pecinta kopi di Kutai Kartanegara. Digagas oleh para barista, penikmat kopi, dan home brewers, YFFBA tumbuh dari semangat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkecimpung di industri coffee, khususnya di wilayah Tenggarong dan sekitarnya. Senin, (09/02/2026).
Aji Genta Jaya Kerama dari Tim Media Kreatif YFFBA menjelaskan bahwa lahirnya kompetisi battle brewing ini berawal dari keresahan komunitas kopi yang merindukan atmosfer lomba seduh manual.
“Beberapa teman barista dan pegiat kopi kangen adanya lomba seduh kopi. Dari situ kami berinisiatif menghadirkan YFFBA sebagai wadah sharing and caring, tempat bertemu, bertanding, dan bertumbuh bersama,” ujarnya.
Mengusung konsep battle brewing, YFFBA menitikberatkan pada metode seduh manual yang menonjolkan karakter asli biji kopi. Dalam setiap kompetisi, peserta ditantang mengekstraksi cita rasa terbaik dari kopi yang disajikan.
Pendekatan ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis barista, tetapi juga memperluas wawasan peserta dan audiens mengenai pentingnya teknik seduh dalam menghasilkan profil rasa autentik.
“Tujuan kami adalah mengenalkan metode seduh manual kepada masyarakat dan pegiat kopi di Tenggarong, sehingga mereka memahami bagaimana rasa asli sebuah kopi dapat dihasilkan melalui proses yang tepat,” tambah Aji.
Lebih jauh, YFFBA juga membuka ruang kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini melibatkan barista dari berbagai kedai kopi di Tenggarong, pelaku UMKM kopi maupun non-kopi, hingga komunitas kreatif lokal.
Pada gelaran YFFBA Vol. 9 yang berlangsung di Kedai Anak Mangkurawang, kolaborasi terjalin bersama TigaRoastWork dari Samarinda, UMKM Nasi Kuning Hj. Faridah, serta komunitas Northside yang menghadirkan DJ performance dan sesi cupping.
Sinergi tersebut menciptakan ekosistem acara yang inklusif memadukan kompetisi, edukasi, hiburan, dan pemberdayaan UMKM dalam satu panggung kolaboratif. Selama satu tahun terakhir, YFFBA telah terselenggara sebanyak sembilan kali.
Dimulai dari acara internal di Lakota pada 9 Februari 2025, kini tepat satu tahun kemudian, 9 Februari 2026, YFFBA menandai perjalanan konsistensinya sebagai agenda yang semakin terbuka dan diminati publik.
Ke depan, YFFBA diharapkan menjadi agenda rutin sekaligus pemantik lahirnya lebih banyak talenta seduh manual di Kalimantan Timur. Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kapasitas, kompetisi ini ditargetkan menjadi ajang yang dinanti para pegiat kopi, sekaligus motor penggerak pertumbuhan industri kopi lokal di Kutai Kartanegara.(Silvi)
