Portalraya.com, Kukar – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kutai Kartanegara (Kukar) Aji Kalbu Pribadi menghadiri jamuan makan siang dan ramah tamah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (14/8/2026). Ia hadir bersama keluarga dalam kegiatan tersebut.
Ramah tamah itu menjadi momen bagi Aji Kalbu untuk memperkenalkan diri setelah dipercaya mengemban jabatan sebagai Kajari Kukar. Ia menyampaikan rasa syukur karena kembali mendapat kesempatan bertugas di Kalimantan Timur.
Sebelum menjabat sebagai Kajari Kukar, Aji Kalbu pernah menduduki posisi Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Dalam kesempatan tersebut, ia turut meminta dukungan dari pemerintah daerah, Forkopimda hingga masyarakat selama menjalankan tugasnya.
“Saya titip diri, mohon diterima sebagai warga Kukar. Saya ingin menghadirkan sebesar-besarnya kemanfaatan bagi warga Kukar,” kata Aji Kalbu.
Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah serta seluruh unsur Forkopimda. Menurutnya, koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam mendukung kepentingan masyarakat.
Aji Kalbu juga menegaskan bahwa tugas Kejaksaan tidak semata-mata berorientasi pada penindakan hukum. Menurutnya, persoalan yang masih dapat diselesaikan melalui komunikasi dan sosialisasi sebaiknya dikedepankan melalui pendekatan tersebut.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan. Apa yang bisa dikomunikasikan, kami siap membantu. Kalau bisa diselesaikan dengan komunikasi dan sosialisasi, tentu itu yang kita kedepankan,” ujarnya.
Meski demikian, ia memastikan langkah penindakan tetap akan ditempuh apabila komunikasi dan sosialisasi yang telah dilakukan tidak mampu menyelesaikan persoalan.
“Kalau sudah kita sampaikan baik-baik, kemudian kita lakukan sosialisasi dan ternyata tidak bisa juga, kami akan melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Untuk memperkuat koordinasi, Aji Kalbu juga membuka akses komunikasi bagi pemerintah daerah maupun pihak lainnya yang ingin menyampaikan hal-hal berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan pembangunan di Kukar.
“Pintu ruangan saya, handphone saya terbuka 24 jam. Untuk kebutuhan kemajuan Kukar dan pelayanan kepada masyarakat, jangan sungkan untuk menyampaikan. Apa pun bisa kita bicarakan untuk mendapatkan solusi terbaik,” tuturnya.
Ia memandang berbagai persoalan yang muncul di daerah sebagai dinamika yang perlu dihadapi dan diselesaikan secara bersama-sama. Karena itu, komunikasi serta kebersamaan antarinstansi dinilai penting dalam menjaga hubungan kerja tetap harmonis.
“Saya tidak mau menganggap ini sebagai permasalahan, tetapi sebagai dinamika. Dalam satu organisasi ada positif dan negatif, ada plus dan minus,” katanya.
Aji Kalbu berharap kegiatan silaturahmi tersebut menjadi langkah awal yang baik dalam membangun hubungan kerja bersama pemerintah daerah dan Forkopimda Kukar. Ia juga menginginkan komunikasi antarpihak tidak terbatas pada pertemuan resmi.
“Mudah-mudahan silaturahmi ini tidak sebatas di ruangan ini saja atau di forum formal. Kalau bertemu di jalan ataupun di tempat umum, jangan sungkan menyampaikan sesuatu. Kalau saya bisa bantu, saya akan bantu,” pungkasnya. (R Danny)
