Bupati Aulia-Rendi Langsung Jalankan Program Prioritas Kukar Idaman Terbaik, Tanpa Program 100 Hari

IMG-20250702-WA0085

Portalraya.com, Kukar – Dalam pidato penyampaian visi dan misi pasca pelantikan, Bupati Aulia-Rendi perdananya di hadapan DPRD Kukar, Rapat Paripurna ke-15, pada Senin (30/06/2025), menegaskan bahwa mereka tidak ingin membuang waktu dengan program simbolis atau seremonial.

Dalam pidato penyampaian visi dan misi pasca pelantikan, Bupati Aulia-Rendi menegaskan bahwa mereka tidak ingin membuang waktu dengan program simbolis atau seremonial. Di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati baru, secara resmi memulai masa jabatan mereka dengan pendekatan yang berbeda. Tanpa meluncurkan program 100 hari kerja, mereka langsung menjalankan program prioritas yang telah direncanakan dengan matang.

Menurut Aulia, seluruh perencanaan telah dimatangkan sejak masa kampanye dan kini tinggal dijalankan. Program Kukar Idaman Terbaik menjadi kerangka utama pembangunan daerah berbasis pada inovasi, peningkatan daya saing, dan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kukar Idaman Terbaik adalah jalan pembangunan yang kami yakini bisa membawa Kutai Kartanegara, menjadi daerah yang lebih inovatif, berdaya saing secara sosial dan SDM, serta mandiri dalam ekonomi kerakyatan,” jelasnya.

Program Kukar Idaman Terbaik mencakup satu visi, lima misi utama, serta 17 program dedikasi yang menyasar enam juta penerima manfaat. Seluruhnya telah masuk dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kukar, serta menjadi dasar RPJMD ke depan.

Sejumlah program prioritas yang telah dijalankan sejak awal pemerintahan ini meliputi:

– Pendidikan gratis beserta seragam sekolah
– Layanan kesehatan cukup dengan KTP
– Kredit usaha tanpa bunga hingga Rp500 juta
– Dana sebesar Rp150 juta untuk setiap RT
– Umrah gratis bagi guru ngaji serta bantuan untuk rumah ibadah
– Pembangunan bioskop dan penyelenggaraan event nasional di seluruh kecamatan
– Internet desa gratis melalui kerja sama dengan Starlink

Menurut Aulia, program-program tersebut bukan hanya janji kampanye, tetapi merupakan bagian dari strategi kerja yang cepat, terarah, dan berdampak langsung pada kehidupan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kukar, atas dukungan dan sinergi yang terbangun selama masa transisi pemerintahan. Ia berharap kolaborasi antara lembaga eksekutif dan legislatif terus terjalin secara harmonis, untuk mempercepat pembangunan hingga ke pelosok desa.

Pidato Aulia ditutup dengan doa dan harapan agar, seluruh program dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kukar. “Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kukar. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Bersama, kita wujudkan Kukar yang sejahtera, berbahagia, dan membanggakan,” pungkasnya.

Dengan demikian, pemerintahan Aulia-Rendi menunjukkan komitmennya untuk bekerja nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar gimmick birokrasi. Mereka berharap dapat mewujudkan Kutai Kartanegara yang lebih inovatif, berdaya saing, dan mandiri dalam ekonomi kerakyatan. (Silvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *