Mancing Bareng Hari Lahir Pancasila, Maluhu Gagas Wisata Pertanian Komunal

BANNER-KOMINFO-KUKAR-FIX

Portalraya.com, KUKAR – Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kelurahan Maluhu tahun ini dimaknai berbeda. Bukan hanya seremoni, tapi menjadi titik awal kebangkitan kawasan pertanian dan wisata lokal.

Sebuah lomba mancing yang digelar di kolam ikan Villa Kaning Park, RT 2, Jumat (16/5/2025), justru menjadi pemantik gerakan besar warga untuk mengelola kembali lahan produktif yang lama terbengkalai.

Acara yang menggandeng Polres Kutai Kartanegara dan Karang Taruna ini berhasil menyedot antusiasme tinggi.

Sebanyak 136 peserta dari berbagai kalangan turut serta. Namun lebih dari sekadar hiburan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengembalikan kawasan Embung Maluhu sebagai sumber penghidupan dan ruang publik yang produktif.

Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menyebut lomba mancing ini adalah simbol kolaborasi dan awal dari perencanaan kawasan berbasis pertanian dan wisata.

“Kegiatan mancing ini kami laksanakan bersama Polres Kukar dan Karang Taruna. Ini menjadi pemicu semangat sekaligus memperkenalkan potensi lahan yang selama ini belum tergarap,” ujarnya.

Menurutnya, lahan di sekitar embung dulunya pernah dimanfaatkan untuk pertanian. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kondisi itu meredup karena berbagai kendala teknis dan sosial.

Sat ini, pemerintah kelurahan bertekad menghidupkannya kembali dengan konsep baru yang menggabungkan ketahanan pangan dan pariwisata edukatif. Rencana ke depan mencakup budidaya jagung, aneka buah, dan sayuran.

“Ya, rencananya akan dijadikan kawasan wisata pertanian, karena lahannya memang subur dan dulunya dikelola dengan baik,” ungkap Tri.

Karang Taruna dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga pengelolaan. Tujuannya adalah membangun kesadaran kolektif generasi muda dan membuka ruang pemberdayaan. Kelompok sadar wisata juga sudah dibentuk, dan petani milenial mulai dihimpun sebagai motor penggerak.

“Siapa pun yang ingin bergabung silakan, karena kami terbuka untuk kolaborasi,” katanya.

Kolaborasi lintas sektor juga terlihat melalui keterlibatan Polres Kukar. Bagi Tri Joko, kehadiran aparat dalam kegiatan sosial seperti ini membentuk sinergi sosial yang lebih kuat.

“Kami ingin membangun sinergi sosial yang kuat antara warga dan aparat,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *