Koperasi Merah Putih Jadi Ikhtiar Ekonomi Kolektif Desa Kota Bangun III

BANNER-KOMINFO-KUKAR-FIX

Portalraya.com, KUKAR – Semangat kemandirian ekonomi mulai tumbuh di Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun Darat. Warga desa sepakat membentuk Koperasi Merah Putih sebagai wadah bersama untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal berbasis partisipasi masyarakat.

Langkah ini ditetapkan dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang digelar pada Jumat (16/5/2025), dengan melibatkan berbagai unsur desa.

Tidak hanya tokoh masyarakat dan pemuda, keterwakilan perempuan dalam forum tersebut bahkan mencapai 30 persen.

Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto, menyebut koperasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang desa dalam mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“Alhamdulillah, keterwakilan perempuan bahkan mencapai 30 persen, sesuai ketentuan,” ujarnya.

Dalam forum itu, disepakati nama koperasi yaitu Koperasi Desa Merah Putih Kota Bangun III, lengkap dengan susunan pengurus dan pengawas.

Untuk tahap awal, nantinya koperasi akan bergerak di bidang distribusi dan penyediaan kebutuhan pertanian. Sektor ini dinilai paling relevan dengan potensi desa.

“Bidang ini kami pilih karena sangat relevan dengan kebutuhan dan potensi desa kami,” jelas Lilik.

Koperasi akan berjalan secara bertahap. Enam bidang usaha telah dicantumkan dalam akta notaris sesuai dengan Instruksi Presiden.

Lebih lanjut untuk sumber modal awal berasal dari simpanan pokok dan simpanan wajib para anggota. Sistem bagi hasil akan ditentukan melalui musyawarah lebih lanjut.

“Kami akan musyawarahkan sistem bagi hasilnya, apakah dilakukan bulanan atau dalam periode tertentu,” ucapnya.

Lilik juga menyoroti pentingnya pembinaan dari pemerintah agar koperasi tidak hanya berdiri di atas kertas. Ia berkaca dari kegagalan koperasi lama seperti KUD yang runtuh karena lemahnya sistem pengawasan.

“Kami berharap pembinaan dari dinas terus dilakukan agar koperasi ini tidak bernasib seperti KUD dulu,” katanya.

Meski modal awal masih bergantung pada anggota, ia menekankan bahwa saat ini ada dukungan kuat dari kebijakan nasional.

“Ini menjadi harapan baru agar koperasi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi desa,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *