Portalraya.com, Kukar – Insiden laka air tunggal terjadi di perairan Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (03/08/2025). Dua warga dilaporkan hilang saat menyebrang Sungai Mahakam menggunakan perahu menuju Pulau Yupa Besar. Korban adalah seorang pria berinisial Y (30) dan keponakannya, seorang anak perempuan berinisial M (9) yang masih duduk di bangku SD kelas 3.
Informasi awal menyebutkan, keduanya berangkat dari rumah sekitar pukul 09.00 WITA. Namun hingga sore hari, mereka tak kunjung kembali. Keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri namun hasilnya nihil. Laporan ke petugas relawan Redkar Embalut baru masuk pada pukul 18.13 WITA.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan(Damkarmatan Kukar) menyampaikan, perahu milik korban ditemukan dalam kondisi terbalik sekitar pukul 17.30 WITA, tepat di samping sebuah ponton di sekitar lokasi kejadian.
Merespons laporan tersebut, operasi pencarian langsung digelar oleh tim gabungan yang terdiri dari enam personel Damkar Kukar bersama sejumlah relawan Redkar dari Embalut, L2, Bukit Pariaman, dan Separi. Peralatan seperti dua unit perahu karet, lima pelampung (life jacket), dan empat dayung turut dikerahkan dalam upaya penyisiran.
“Kami menerima laporan adanya perahu terbalik dan dua orang yang diduga tenggelam. Tim langsung bergerak melakukan penyisiran di sekitar Pulau Yupa Besar,” ungkap salah satu petugas di lapangan.
Pihak pemerintah desa (Pemdes) Embalut, Pemdes Bukit Pariaman, Polsek, dan Koramil turut terlibat dalam pencarian. Hingga laporan ini disusun, upaya penyisiran masih terus dilakukan, namun kedua korban belum berhasil ditemukan.
Menurut kronologi, korban berinisial Y bersama keponakannya M hendak menyeberang dari Desa Embalut menuju Pulau Yupa Besar. Dugaan sementara, perahu yang mereka tumpangi terbalik saat melintasi sungai.
“Kami berharap kedua korban bisa segera ditemukan. Saat ini seluruh personel dan relawan bekerja maksimal di lapangan,” tambah petugas.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di perairan, terutama saat membawa anak-anak dan tanpa alat keselamatan yang memadai.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian masih berlangsung.(Silvi)
