Portalraya.com, Kukar– Warga Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, digemparkan oleh insiden tragis pada Sabtu (06/09/2025). Seorang pria bernama Latolai bin Dg. Masiga, warga Jalan Tahir, Gang Jumran, RT 04, Kelurahan Muara Jawa Pesisir, tewas setelah diterkam buaya saat bekerja di empang tambak udang dan ikan di Muara Ulu Kecil, Kelurahan Muara Kembang.
Berdasarkan laporan Satpolairud Polres Kukar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Korban bersama istrinya, Junnu, serta rekannya, Muhammad Efendi (42), berangkat ke tambak sejak pagi untuk bekerja. Sekitar pukul 10.30 Wita, korban terlihat sedang membersihkan pintu air tambak dari tumpukan sampah.
Namun, nahas menimpa korban. Sekitar pukul 14.00 Wita, saksi Muhammad Efendi melihat langsung buaya menerkam Latolai di dekat pintu keluar air tambak. Kejadian itu segera dilaporkan kepada istri korban yang berada di rumah empang.
Sejak itu, upaya pencarian dilakukan oleh warga bersama tim SAR gabungan. Hingga Minggu (07/09/2025) sekitar pukul 10.00 Wita, jasad korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak utuh. Bagian tangan kanan dan kaki kanan korban hilang akibat serangan buaya.
Jenazah korban ditemukan cukup jauh dari lokasi awal diterkam. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Kukar, TNI AL Muara Pegah, Koramil Muara Jawa, Damkar Muara Jawa, SAR Muara Jawa, serta masyarakat setempat turun langsung melakukan evakuasi.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke rumah duka di Jalan Tahir, Gang Jumran, RT 04, Kelurahan Muara Jawa Pesisir. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara Islam.
Kasat Polairud Polres Kukar menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari mendatangi TKP, memeriksa saksi, membantu pencarian korban, hingga melaporkan kepada pimpinan.
“Korban sudah ditemukan meninggal dunia dengan luka gigitan buaya. Jenazah telah kami serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Situasi di lokasi kejadian kini dalam keadaan aman terkendali,” ungkapnya dalam laporan resmi.
Kejadian ini menambah panjang daftar serangan buaya terhadap manusia di perairan Kutai Kartanegara. Aparat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di tambak, sungai, maupun kawasan yang dikenal sebagai habitat buaya.(Silvi)
