Karang Taruna hingga Majelis Taklim, DLHK dan Sukarame Galang Dukungan Kolektif Kelola Sampah

BANNER DINAS LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN 5

Portalraya.com, Kukar – Upaya Kelurahan Sukarame membentuk Bank Sampah Bogenville tidak dilakukan sendiri. Berbagai organisasi masyarakat digandeng untuk memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan. Kamis, (25/09/2025).

Lurah Sukarame, Muhammad Zulkifli, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah kelurahan. “Kami sadar, sampah ini urusan bersama. Kalau hanya pemerintah kelurahan saja, tidak akan efektif. Karena itu, kami melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Kelurahan Sukarame bekerja sama dengan karang taruna, PKK, kelompok wanita tani (KWT), hingga majelis taklim dan pengurus masjid. Tokoh masyarakat serta ketua RT pun secara rutin diundang dalam rapat koordinasi. Kolaborasi ini diperkaya dengan keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar yang memberikan dukungan teknis, termasuk fasilitas awal dan pendampingan pengelolaan sampah.

Sinergi juga dilakukan dengan organisasi eksternal. Salah satunya adalah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), yang sebelumnya telah mengelola bank sampah di wilayah Sukarame. Melalui Bank Sampah Bogenville, pengalaman lama dipadukan dengan semangat baru sehingga program yang sempat stagnan dapat direvitalisasi.

Program ini ditargetkan menyasar kawasan padat penduduk di Bogenville sebagai tahap awal. Selanjutnya, jangkauan akan diperluas ke wilayah lain, termasuk Kelurahan Panji yang sudah lebih dulu memiliki bank sampah.

Lebih dari sekadar urusan teknis pengumpulan sampah, kolaborasi lintas organisasi ini juga diarahkan sebagai sarana edukasi publik. Menurut Zulkifli, keterlibatan tokoh masyarakat dan organisasi sosial-keagamaan membuat pesan perubahan perilaku lebih mudah diterima. “Kalau warga melihat tokoh masyarakat ikut bergerak, mereka lebih termotivasi untuk berpartisipasi,” tambahnya.

DLHK Kukar menilai pendekatan kolektif ini sebagai langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan. Melalui jalur sosial keagamaan dan kegiatan komunitas, pesan pemilahan dan pemanfaatan sampah bisa disampaikan secara konsisten kepada masyarakat.

Inisiatif ini menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga kerja sama sosial yang melibatkan seluruh lapisan warga. Dengan dukungan DLHK, organisasi lokal, dan kepemimpinan kelurahan, Sukarame optimistis Bank Sampah Bogenville dapat beroperasi efektif dalam waktu dekat. (Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *