Desa Suka Maju Jadi Contoh Desa Hijau, Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block Bernilai Ekonomi

BANNER DINAS LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN 5

Portalraya.com, Kukar – Desa Suka Maju, yang terletak di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), menjadi salah satu desa yang menonjol dalam program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar.

Program ini mendorong desa-desa di wilayah Kukar agar lebih sadar lingkungan, inovatif, dan berorientasi pada ekonomi sirkular.

Langkah nyata Desa Suka Maju terlihat dari kiprah Bank Sampah Mandiri (BSM) yang kini menjadi pusat pengelolaan dan inovasi berbasis lingkungan.

BSM berfungsi tidak hanya sebagai tempat pengumpulan dan pemilahan sampah, tetapi juga sebagai motor penggerak kreativitas warga dalam mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

Kepala Desa Suka Maju, Kuswara, menjelaskan bahwa keberadaan BSM telah memberikan dampak besar terhadap pola pikir masyarakat dalam memperlakukan sampah.

“BSM tidak hanya berperan sebagai pusat pengelolaan sampah, tetapi juga sebagai motor inovasi dengan menciptakan produk paving block berbahan dasar sampah plastik,” ujarnya, Kamis (11/09/2025).

Produk paving block ramah lingkungan hasil olahan warga ini kini menjadi ikon inovasi Desa Suka Maju. Paving block tersebut tidak hanya kuat dan ekonomis, tetapi juga membantu mengurangi volume sampah plastik yang sulit terurai di lingkungan.

Inovasi tersebut membawa Desa Suka Maju menorehkan prestasi membanggakan. Dalam kompetisi inovasi desa yang digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), desa ini berhasil meraih peringkat kedua sekaligus mendapatkan dukungan dana sebesar Rp200 juta untuk pengadaan armada pengangkut sampah.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa desa mampu mandiri dalam mengelola sampah sekaligus menghasilkan manfaat ekonomi,” tambah Kuswara.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemanfaatan teknologi sederhana menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Selain meningkatkan kesadaran lingkungan, inovasi ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.

Kuswara berharap produk paving block berbahan plastik daur ulang ini dapat terus dikembangkan dan diadopsi oleh desa-desa lain di Kutai Kartanegara, agar gerakan “sampah jadi berkah” semakin meluas.

Upaya Desa Suka Maju ini juga mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam mengurangi jumlah sampah plastik sekaligus memperkuat implementasi ekonomi sirkular, di mana limbah dipandang sebagai sumber daya yang bisa diolah kembali.

Dengan langkah konkret tersebut, Desa Suka Maju berhasil menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang kreatif dan terpadu tidak hanya melestarikan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *