Portalraya.com, Kukar– Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah dan berdampak pada dua rumah lainnya di Desa Sebemban RT 004, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Jumat (17/01/2026). Meski sempat menimbulkan kepanikan warga, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Berdasarkan laporan sementara dari aparat dan relawan setempat, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.15 WITA. Api pertama kali terlihat membesar dari sebuah rumah kosong yang tidak ditempati pemiliknya. Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di dalam bangunan tersebut.
“Api mulai terlihat sekitar pukul 11.15 WITA dan berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.15 WITA. Alhamdulillah, api dapat dikendalikan sehingga tidak meluas ke pemukiman yang lebih padat,” demikian laporan awal dari petugas lapangan.
Dalam insiden ini, satu unit rumah dilaporkan habis terbakar, sementara dua rumah lainnya mengalami dampak berupa kerusakan pada bagian tertentu akibat jilatan api dan panas. Total terdapat enam kepala keluarga (KK) dengan 13 jiwa yang terdampak langsung oleh kebakaran tersebut.
Adapun data warga terdampak antara lain Yusri (32), Jumli (59), Juliansyah (54), Saptinah (57), Idah (44), dan Rodi Iskandar (55). Seluruh korban dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka. Pasca kejadian, warga bersama aparat desa dan relawan saling bergotong royong membantu evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan serta melakukan pembersihan puing-puing kebakaran.
Kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp250 juta. Angka tersebut mencakup kerusakan bangunan rumah, perabotan, serta barang berharga milik warga yang tidak sempat diselamatkan.
Pemerintah desa setempat telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan instansi terkait untuk melakukan pendataan lanjutan serta menyiapkan langkah-langkah penanganan bagi warga terdampak. Bantuan darurat dan kebutuhan dasar diharapkan dapat segera disalurkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya korsleting listrik, khususnya pada rumah kosong yang jarang diawasi. Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan keamanan rumah guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(Silvi)
