Portalraya.com, Kukar-Dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60, Bankaltimtara Cabang Tenggarong menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi keuangan masyarakat sebagai langkah strategis untuk menyukseskan program Kredit Kukar Idaman (KKI). Kepala Cabang Bankaltimtara Tenggarong, Eryuni Ramli Okol, menyampaikan hal tersebut dalam acara syukuran yang berlangsung di kantor cabang, Jalan KH Akhmad Mukhsin, Tenggarong, Rabu (15/10/2025).
Eryuni menuturkan bahwa tantangan utama dalam pelaksanaan program KKI di Kutai Kartanegara (Kukar) adalah kondisi geografis wilayah yang luas dan beragam.
Untuk itu, Bankaltimtara secara aktif menjangkau seluruh kecamatan melalui kegiatan edukasi dan literasi keuangan yang digelar secara rutin.
“Kami ingin masyarakat Kukar memiliki pemahaman yang baik tentang manfaat dan risiko pembiayaan. Literasi keuangan menjadi kunci agar mereka bisa menggunakan fasilitas KKI dengan bijak, efisien, dan bertanggung jawab,” ujar Eryuni.
Dalam upaya tersebut, Bankaltimtara menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang sistem keuangan, termasuk Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Edukasi ini dinilai penting agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga reputasi dan catatan kredit.
“Kadang hal kecil seperti tagihan yang terlambat bisa berpengaruh besar pada catatan kredit seseorang. Kami ingin masyarakat memahami bahwa disiplin keuangan menentukan akses mereka terhadap pembiayaan di masa depan,” tambahnya.
Selain fokus pada peningkatan literasi keuangan, Bankaltimtara Tenggarong juga terus memperkuat kualitas layanan agar selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Kukar. Eryuni menegaskan bahwa sinergi antara Bankaltimtara dan Pemkab Kukar menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami ingin Bankaltimtara menjadi mitra yang dapat dipercaya masyarakat. Pelayanan terbaik dan dukungan terhadap UMKM, petani, serta nelayan adalah bentuk nyata kontribusi kami terhadap pembangunan Kukar,” jelasnya.
Hingga kini, mayoritas penerima KKI berasal dari kalangan pedagang UMKM, disusul oleh petani dan nelayan setelah program diperluas pada 2023. Proses pengajuan pun dibuat sederhana cukup menggunakan KTP Kukar dan Nomor Induk Berusaha (NIB), atau kartu tani/nelayan.
Dengan langkah strategis tersebut, Bankaltimtara Tenggarong optimistis program KKI akan terus menjadi pendorong utama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara di masa mendatang.(Silvi)
