Dinas Kesehatan Kukar Perkuat Program Gizi dan Layanan Berobat Gratis, Wujudkan Misi Pertama Kukar Idaman

Portalraya.com, Kukar– Dalam upaya mewujudkan misi pertama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yaitu “Terbaik dalam pemenuhan dan pemerataan pelayanan desa, kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial,” Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar mengambil peran strategis melalui dua program unggulan: Program Makanan Bergizi Gratis dan Program Etam Sejahtera. Selasa, (21/10/2025).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Kusnandar, menjelaskan bahwa program makanan bergizi gratis difokuskan untuk balita dan lansia, dengan pelaksanaan berbasis posyandu.

Melalui pendekatan ini, Dinkes melakukan pendampingan kader posyandu, pengawasan keamanan pangan, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di tingkat desa.

“Di posyandu nanti akan diterapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Kami mendampingi kader posyandu agar mereka memahami standar gizi, keamanan pangan, dan pelayanan masyarakat,” ungkap Kusnandar.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaannya, Dinkes Kukar tidak bekerja sendiri. Program ini bersifat lintas sektor, melibatkan perangkat daerah lain hingga lembaga masyarakat.

Dinkes berperan sebagai penyedia data dan pengendali mutu keamanan pangan, sedangkan posyandu menjadi ujung tombak pelayanan di lapangan.

Sementara itu, Program Etam Sejahtera menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang inklusif dan merata.

Melalui program ini, masyarakat cukup menunjukkan KTP atau NIK untuk mendapatkan layanan berobat gratis di fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Yang penting masyarakat memiliki NIK Kukar dan terdaftar sebagai peserta aktif BPJS. Jika belum aktif, segera lapor agar bisa diproses. Iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah,” jelas Kusnandar.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya kepesertaan BPJS, padahal program ini menjadi fondasi keberlanjutan layanan kesehatan gratis. Karena itu, Dinkes terus melakukan edukasi agar warga prasejahtera maupun nonformal segera mengaktifkan keanggotaannya.

Selain dua program tersebut, Dinkes Kukar juga mempersiapkan pendampingan kader kesehatan dan pelatihan kompetensi dasar bagi tenaga posyandu di seluruh kecamatan.

“Ada 25 kompetensi dasar yang harus dikuasai kader posyandu. Ini bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput,” tambah Kusnandar.

Melalui sinergi lintas sektor dan penguatan kader di lapangan, Dinas Kesehatan Kukar berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, aman, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi besar Kukar Idaman menuju masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya. (Silvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *