DLHK Kukar Rehabilitasi TPA Samboja, Dorong Momentum Gerakan One Zerowaste untuk Lingkungan Berkelanjutan

BANNER DINAS LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN 5

Portalraya.com, Kukar – Tumpukan sampah yang sempat menutup akses jalan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Samboja menimbulkan keprihatinan mendalam bagi warga dan pemerintah daerah. Kondisi tersebut bukan hanya persoalan estetika, melainkan sebuah alarm darurat terkait tata kelola sampah di Kutai Kartanegara (Kukar).

“Saat jalan tertutup sampah, kita tahu ini bukan lagi sekadar masalah, tapi alarm darurat untuk bergerak,” tegas Irawan, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar.

Sebagai respons, rehabilitasi TPA Samboja kini menjadi prioritas utama. DLHK Kukar bekerja sama dengan sejumlah perusahaan lokal untuk menata kembali fungsi TPA agar tidak lagi mengganggu aktivitas warga. Program ini meliputi pengaturan alur pembuangan, pemisahan limbah berbahaya, hingga penataan zona yang kerap menjadi sumber bau dan hama.

“Rehabilitasi ini bukan cuma soal menata sampah. Ini tentang menjaga ruang hidup, memulihkan lingkungan, dan memberi pesan kuat: kita semua bertanggung jawab atas sampah yang kita hasilkan,” jelas Irawan.

DLHK menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bertumpu pada pemerintah. Peran masyarakat sangat vital, mulai dari memilah sampah di rumah, mengurangi penggunaan plastik, hingga memastikan sampah dibuang pada tempatnya. Inisiatif ini menjadi bagian dari gerakan One Zerowaste Kukar, yang menekankan bahwa perubahan besar selalu lahir dari langkah sederhana sehari-hari.

“Mari dukung langkah ini dengan cara paling sederhana: mulai pilah sampah dari rumah. Jangan tunggu menumpuk di TPA,” ajaknya.

Dengan sinergi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, Kukar menargetkan terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Rehabilitasi TPA Samboja diharapkan menjadi momentum penting dalam perjalanan menuju daerah bebas sampah serta model pengelolaan lingkungan modern di Kalimantan Timur. (Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *