Portalraya.com, Kukar – Festival Loa Janan 2025 telah sukses digelar selama dua hari, pada tanggal 1 hingga 2 Juli 2025, di halaman Kantor Camat Loa Janan. Acara ini diselenggarakan oleh Kekraf Kutai Kartanegara dan Kekraf Loa Janan, dengan tujuan untuk memberikan wadah bagi anak muda lokal untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan bakat mereka.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Zikri Umulda, mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, mengatakan bahwa festival ini bukan hanya sekedar panggung hiburan, tapi juga merupakan semangat dan rasa cinta terhadap budaya lokal.
“Festival Loa Janan ini bukan hanya sekedar panggung hiburan, tapi keragaman budaya, kekayaan alam, dan keramahan masyarakat hingga semangat gotong royong,” ujarnya.
Ketua Kekraf Loa Janan, Januar Rifandy, menjelaskan bahwa festival ini telah diadakan dua kali, pertama pada tahun 2023 dan kini di tahun 2025. Ia menyebut acara ini merupakan hasil kerja sama antara pemuda, pemerintah kecamatan, dan warga sekitar.
“Festival ini dibuat untuk memberi tempat bagi anak muda agar lebih kreatif dan bisa bekerja sama membangun daerah,” ujarnya.
Festival ini diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk pertunjukan seni dan bazar UMKM. Warga sekitar dapat menjual produk mereka, seperti makanan dan kerajinan tangan. Zikri berharap, setiap kecamatan dapat memiliki acara serupa agar anak muda lebih semangat berkarya, dan ekonomi warga ikut tumbuh. Ia juga menyebut acara ini mendukung visi Bupati Kukar untuk membangun daerah lewat kegiatan yang melibatkan banyak pihak.
Dengan adanya festival ini, anak muda dapat bebas mengekspresikan diri, dan masyarakat dapat mendapat manfaat secara langsung. Festival Loa Janan 2025 menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan potensi anak muda dan meningkatkan ekonomi warga melalui kegiatan kreatif.
Dalam kesempatan ini, Zikri juga berpesan bahwa ketika ingin mengadakan suatu event, perlu melihat potensi daerah dan potensi pemudanya.
“Ketika kita ingin mengadakan suatu event, kita perlu melihat potensi setiap kecamatan, dan potensi para pemudanya, potensi ekonomi kreatifnya, makanya event Kekraf ini bisa menjadi wadah para pemuda untuk menyalurkan kreatifitasnya,” ucapnya.
Dengan demikian, Festival Loa Janan 2025 dapat menjadi wadah bagi anak muda lokal untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan bakat mereka, serta menjadi pendorong ekonomi warga melalui kegiatan kreatif. Semoga acara ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan potensi anak muda dan meningkatkan ekonomi warga. (Silvi)
