Hari Kedua Operasi Patuh Mahakam 2025, Pelanggaran Meningkat: Pengendara Bandel Masih Banyak

Portalraya.com, Kukar — Operasi Patuh Mahakam 2025 yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara telah memasuki hari kedua. Namun, meski berbagai upaya penertiban dilakukan, angka pelanggaran justru mengalami peningkatan. Tercatat, sebanyak 72 pelanggaran lalu lintas ditindak di kawasan Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Selasa sore (15/07/2025).

Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengungkapkan bahwa titik fokus operasi sengaja dialihkan ke halaman parkir PKM demi menghindari kemacetan di jalan utama.

“Kami laksanakan operasi di lokasi strategis agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Di hari pertama kami mencatat 70 pelanggaran, dan hari kedua naik menjadi 72,” jelasnya.

Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemui antara lain pengendara di bawah umur serta pelanggaran kapasitas penumpang pada sepeda motor. Ditemukan pula kasus pengendara motor yang berboncengan hingga tiga bahkan empat orang dalam satu kendaraan, yang sangat membahayakan keselamatan.

Tak hanya itu, petugas juga menindak tegas penggunaan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan. Sementara untuk kendaraan roda enam (R6), dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Namun, pelanggaran seperti overdimensi dan overloading belum dikenai sanksi karena masih dalam tahap sosialisasi hingga akhir tahun.

“Untuk saat ini kami masih mengedukasi pengemudi kendaraan berat. Harapannya, mereka lebih sadar pentingnya keselamatan dalam berkendara,” tambah AKP Fandoli.

Meskipun penindakan dilakukan secara aktif, pelaksanaan operasi selama dua hari pertama dinilai berjalan lancar. Tidak ditemukan kendala berarti maupun respons negatif dari masyarakat.

“Sebagian besar masyarakat sudah mengetahui adanya Operasi Patuh Mahakam. Tidak ada yang mencoba melarikan diri. Lokasi kami atur sedemikian rupa agar tetap efektif,” ujarnya.

Operasi Patuh Mahakam 2025 sendiri berlangsung dari 14 hingga 27 Juli, dengan tujuan utama meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. AKP Fandoli berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk membangun budaya berkendara yang lebih disiplin dan aman.

“Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tertib berlalu lintas, bukan karena takut ditilang, tetapi karena sadar akan pentingnya nyawa,” pungkasnya. (Silvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *