Portalraya.com, Kukar– Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Polsek Loa Kulu Polres Kutai Kartanegara bersama unsur Muspika Kecamatan Loa Kulu melaksanakan kegiatan pengecekan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) di Pasar Loa Kulu, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kamis (05/02/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.45 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, S.H., M.H., sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan sembako tetap aman dan mencukupi bagi masyarakat menjelang meningkatnya kebutuhan konsumsi selama bulan Ramadhan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Trantib Kecamatan Loa Kulu Fitria Handayani, personel Polsek Loa Kulu, Bhabinkamtibmas, unsur Koramil Loa Kulu, perwakilan Pemadam Kebakaran (PMK), serta petugas Trantib. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban pasar serta melindungi kepentingan konsumen.
Pengecekan dilakukan di sejumlah titik, di antaranya Toko Yandra milik Hendra dan pedagang sembako Juhairiyah, dengan fokus pada harga jual, stok barang, masa kedaluwarsa, serta ketepatan timbangan.
Dalam dialog langsung dengan para pedagang, Kapolsek Loa Kulu menegaskan bahwa kehadiran Muspika bertujuan untuk memastikan distribusi sembako berjalan lancar tanpa adanya praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar.
“Kami ingin memastikan ketersediaan sembako di Kecamatan Loa Kulu aman menjelang Ramadhan, sekaligus mengetahui secara langsung apakah terdapat kenaikan harga dan apa penyebabnya,” ujar AKP Hari Supranoto.
Ia juga mengingatkan para pedagang agar tidak menjual barang kedaluwarsa serta selalu menjaga kejujuran dalam penggunaan timbangan demi melindungi konsumen.
Dari hasil pengecekan, ditemukan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga secara bertahap. Gula pasir naik dari Rp15.800 menjadi Rp16.000 per kilogram, bawang merah dari Rp27.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, cabai kecil dari Rp63.000 menjadi Rp70.000 per kilogram, serta minyak goreng curah dari Rp27.000 menjadi Rp28.000 per liter. Sementara itu, harga beras dan telur terpantau masih stabil.
Para pedagang menyampaikan bahwa kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga dari tingkat grosir, sehingga berdampak langsung pada harga jual di pasar. Meski demikian, stok sembako secara umum masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kegiatan pengecekan berakhir sekitar pukul 10.15 WITA dan berlangsung dalam situasi aman serta kondusif. Polsek Loa Kulu menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.(Silvi)
