Portalraya.com, KUKAR – Debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2025 di Kutai Kartanegara (Kukar) dianggap sebagai salah satu tahapan penting dalam memperkuat pendidikan politik warga.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyebut forum tersebut bukan sekadar kewajiban prosedural, tetapi wadah strategis untuk menilai arah dan kualitas gagasan calon pemimpin.
Debat yang berlangsung di Gedung Bela Diri Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Rabu (9/4/2025), menghadirkan dua pasangan calon yang menyampaikan visi, misi, dan program secara terbuka di hadapan publik.
Menurut Sunggono, masyarakat berkesempatan menilai sendiri kemampuan kandidat menjawab persoalan daerah, sekaligus menakar keseriusan komitmen mereka terhadap pelayanan publik, pembangunan berkelanjutan, hingga pemberdayaan ekonomi.
“Ini bukan sekadar seremonial, tapi bagian dari literasi politik yang harus terus dibangun,” katanya.
Ia juga mengapresiasi peran semua pihak yang telah menjaga jalannya acara tetap kondusif, mulai dari penyelenggara hingga aparat keamanan dan pendukung kandidat.
Dengan pelaksanaan PSU yang tinggal menghitung hari, ia mendorong agar masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memilih secara bijak dan tidak tergoda pada politik transaksional.
“Gunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab, karena suara rakyat akan menentukan arah Kukar ke depan,” tandasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)
