TPS 3R Loa Tebu Gandeng Sekolah, Bangun Gerakan Bank Sampah Pelajar untuk Wujudkan Generasi Hijau

BANNER DINAS LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN 5

Portalraya.com, Kukar – Dalam upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, TPS 3R Loa Tebu di Kecamatan Tenggarong berinisiatif menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah di wilayahnya. Kolaborasi ini diwujudkan melalui program “Bank Sampah Pelajar”, yang mengajak siswa aktif memilah dan menabung sampah plastik hasil konsumsi sehari-hari. Senin, (13/10/2025).

Menurut pengelola TPS 3R Loa Tebu, program ini lahir dari keprihatinan terhadap banyaknya sampah plastik di lingkungan sekolah, khususnya dari kemasan jajanan anak-anak.

Melalui gerakan ini, TPS 3R berharap dapat menumbuhkan kebiasaan positif di kalangan pelajar untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami akan ajak sekolah-sekolah di sekitar sini untuk bekerja sama. Banyak sekali sampah plastik dari jajanan anak-anak. Nah, itu jangan dibuang sembarangan, tapi dikumpulkan dan ditukar lewat bank sampah,” ujar pengelola TPS 3R Rostebu.

Sampah plastik yang terkumpul nantinya akan disetorkan ke TPS 3R untuk didaur ulang, sementara hasil penjualannya akan dimasukkan ke dalam tabungan bank sampah pelajar.

Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar tentang kebersihan dan tanggung jawab lingkungan, tetapi juga mendapatkan pelajaran ekonomi sirkular sejak dini.

Dukungan penuh datang dari Lurah Loa Tebu, yang menilai program ini sangat efektif dalam membangun karakter peduli lingkungan di kalangan anak muda.

“Saya juga sudah minta staf di kelurahan untuk mulai pisahkan sampah berharga. Kalau ini diterapkan di sekolah, anak-anak bisa belajar disiplin dan peduli lingkungan,” ujarnya.

Melalui gerakan ini, TPS 3R Loa Tebu berharap mampu menciptakan generasi hijau yang terbiasa dengan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Kebiasaan sederhana seperti memilah dan menabung sampah diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup para pelajar.

“Kita ingin anak-anak punya kebiasaan baru: memilah, mengumpulkan, dan menghargai nilai dari sampah. Jangan sampai buang sembarangan lagi,” tambah pengelola TPS 3R.

Program Bank Sampah Pelajar ini juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara TPS 3R, sekolah, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar. DLHK diharapkan dapat mengadopsi model kemitraan ini sebagai proyek percontohan untuk diterapkan di kecamatan lain di Kutai Kartanegara.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan, TPS 3R Loa Tebu berupaya membangun budaya lingkungan yang berkelanjutan dimulai dari sekolah, untuk masa depan Kukar yang lebih bersih, hijau, dan berdaya guna. (Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *