Disperindag Kutai Kartanegara Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan

1ba24970-a2c4-4e84-8d46-48865c697378

Portalraya.com, Kukar– Menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutai Kartanegara (Disperindag) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Creativ Park, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Jumat (13/02/2026) ini menjadi bagian dari upaya konkret pengendalian inflasi daerah, terutama pada periode yang identik dengan lonjakan permintaan bahan pokok. Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati area kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Pelaksanaan GPM melibatkan berbagai unsur lintas sektor, antara lain perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Satpol PP, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Perum Bulog Cabang Tenggarong.

Sinergi tersebut menunjukkan komitmen bersama pemerintah daerah dalam memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan stan dan penataan komoditas oleh panitia dan distributor sejak pukul 08.00 WITA, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh perwakilan pemerintah daerah.

Beragam komoditas strategis tersedia dalam program ini, di antaranya beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, serta kebutuhan pokok lainnya yang menjadi komponen utama pengendali inflasi.

Selain transaksi penjualan, petugas juga melakukan monitoring harga serta pengawasan distribusi guna memastikan mekanisme berjalan sesuai ketentuan. Pendataan dan rekapitulasi hasil penyaluran dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala terhadap efektivitas program.

Plt. Kepala Disperindag Kutai Kartanegara, Syaid Fathulah, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan instrumen stabilisasi yang dirancang untuk meredam potensi kenaikan harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Melalui intervensi pasar yang terukur, pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan agar inflasi tetap terkendali.

Program ini tidak hanya berfokus pada keterjangkauan harga, tetapi juga pada kepastian ketersediaan bahan pokok serta pencegahan praktik spekulasi dan penimbunan. Pemerintah daerah berharap pola kolaboratif ini dapat terus diperkuat, terutama pada periode rawan fluktuasi harga.

Selama kegiatan berlangsung hingga pukul 12.30 WITA, situasi terpantau aman dan kondusif. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi namun tetap tertib sesuai arahan petugas.

Gerakan Pangan Murah diharapkan menjadi solusi nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.(Silvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *