Portalraya.com, Kukar – Apel Gabungan Aparatur Negara bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pertama, Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, di Halaman Kantor Bupati Kukar, Jalan Robert Wolter Mongisidi, Timbau, Kec. Tenggarong, Kabupaten Kukar, Kalimantan Timur, pada Senin pagi (07/07/2025).
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi meluncurkan program “Kukar Idaman Terbaik” dalam sebuah apel perdana yang dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kukar. Program ini merupakan bagian dari janji politik Bupati Kukar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun pemerintahan yang lebih baik.
Dalam pidatonya, Bupati Kukar menekankan pentingnya membangun pemerintahan yang dewasa, jujur, dan terbuka.
“Kami ingin membangun pemerintahan yang berbasis pada kinerja yang nyata, bukan hanya sekedar terlihat baik ketika ada pimpinan,” ujarnya.
Bupati Kukar juga menegaskan bahwa program Kukar Idaman Terbaik ini bukan hanya sekedar slogan, tetapi merupakan komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kutai Kartanegara.
Melalui program Kukar Idaman Terbaik, Bupati Kukar berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.
“Kami sadar, mewujudkan Kukar Idaman Terbaik itu cukup berat, tapi itulah tantangan yang harus kami jawab,” katanya.
Bupati Kukar juga menekankan pentingnya internalisasi program Kukar Idaman Terbaik di kalangan ASN, agar seluruh jajaran memahami arah pembangunan dan tujuan program ini.
“Hari ini, kami ingin melakukan internalisasi bersama ASN, agar seluruh jajaran memahami apa itu Kukar Idaman Terbaik, dan ke mana arah pembangunan kita ke depan,” ujarnya.
Dengan diluncurkannya program Kukar Idaman Terbaik, Bupati Kukar berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kutai Kartanegara.
“Harapan kita semua, semoga dampak dari Kukar Idaman Terbaik ini benar-benar bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (Silvi)
