Portalraya.com, Kukar -Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar), Kalimantan Timur, terus memperkuat komitmen dalam membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui jalur pendidikan. Salah satu bentuk nyata upaya tersebut adalah pengembangan Program Sekolah Adiwiyata, yang kini menjadi prioritas nasional bersama Program Kampung Iklim dan Kalpataru. Selasa, (07/10/2025).
Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda Bidang Penataan dan Kapasitas Lingkungan DLHK Kukar, Aji Sayid Muhammad Ali, mengungkapkan bahwa pembinaan terhadap sekolah-sekolah peserta Adiwiyata dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh.
“Terkait Adiwiyata, kami telah melakukan pembinaan di sekolah-sekolah dengan fokus pada penguatan kapasitas dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” ujarnya.
Aji Sayid menjelaskan, untuk tahun 2025, Pemkab Kukar telah mengusulkan dua sekolah untuk mengikuti seleksi Adiwiyata tingkat nasional, yakni SMPN 3 Muara Badak dan SMPN 1 Muara Jawa.
Sementara untuk kategori Adiwiyata Mandiri, Kukar mengusulkan SMPN 2 Tenggarong dan SD Islam Terpadu Al Ihsan Muara Kaman. “Seleksi administrasi sudah selesai, tinggal menunggu pengumuman hasilnya,” jelasnya.
Menurutnya, pembinaan sekolah Adiwiyata tidak hanya berfokus pada kebersihan dan penghijauan, tetapi juga pada penerapan prinsip-prinsip ramah lingkungan dalam kegiatan belajar mengajar. Program ini menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam kurikulum dan budaya sekolah.
Aji Sayid berharap seluruh sekolah di Kukar dapat berkomitmen menjalankan prinsip Adiwiyata secara konsisten, sehingga penghargaan yang diraih bukan hanya sekadar simbol prestasi, tetapi wujud nyata dari budaya sekolah yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Sebagai catatan, pada tahun 2024 lalu, tiga sekolah negeri di Kutai Kartanegara berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong, kepada para kepala sekolah, disaksikan oleh Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, di Jakarta.
Sekolah penerima penghargaan antara lain SDN 008 Muara Jawa (Adiwiyata Nasional), serta SMAN 1 Muara Jawa dan SMPN 2 Loa Janan (Adiwiyata Mandiri).
Keberhasilan ini menjadi dorongan kuat bagi Pemkab Kukar untuk memperluas penerapan program Adiwiyata di seluruh wilayah, demi mencetak generasi muda yang mencintai lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan. (Adv/DLHK KUKAR)
