Kukar Terapkan Konsep Industri Hijau, Dorong Pemerataan Investasi dan Pengelolaan Lingkungan

BANNER DINAS LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN 5

Portalraya.com Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat langkah menuju pembangunan berkelanjutan melalui penerapan konsep industri hijau di seluruh kecamatan. Program ini dirancang untuk mendorong pemerataan investasi sekaligus memastikan pengelolaan lingkungan tetap terkendali sesuai kaidah keberlanjutan. Kamis, (30/10/2025).

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara, Taufiq, menjelaskan bahwa konsep industri hijau ini tidak terbatas pada satu sektor saja, Setiap kecamatan diarahkan untuk mengembangkan potensi unggulan masing-masing sesuai karakter wilayahnya.

“Kalau di kecamatan itu banyak sawitnya, maka nanti akan menonjol industri sawit. Begitu juga di daerah pesisir, sektor perikanan dan tambak akan menjadi unggulan,” ungkap Taufiq.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga tengah meninjau kembali sejumlah kebijakan tata ruang dan lahan industri agar lebih adaptif terhadap kebutuhan investasi.

Revisi regulasi tersebut melibatkan berbagai instansi, termasuk bidang pertanahan, guna memastikan kesiapan lokasi yang sesuai dengan rencana pengembangan industri.

“Lokasi-lokasi potensial sudah disiapkan, sehingga ketika ada dunia usaha atau penanam modal yang berminat, kita sudah siap menawarkan lahan dengan infrastruktur pendukung,” ujarnya.

Selain memperkuat sisi investasi, DLHK Kukar di bawah koordinasi Taufiq juga menaruh perhatian besar terhadap kepatuhan perusahaan terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Setiap perusahaan diwajibkan melakukan pengambilan sampel dan uji laboratorium secara berkala, baik melalui fasilitas laboratorium di Samarinda maupun milik DLHK Kukar sendiri.

“Pelanggaran Amdal bisa saja terjadi, tetapi tugas kami adalah meminimalkan risiko itu melalui pendampingan, pengawasan, dan pemberian sanksi tegas bila ditemukan pelanggaran,” tegasnya.

Langkah simultan antara kesiapan lahan, kepatuhan lingkungan, dan pembinaan usaha ini diharapkan menjadi daya jual utama Kukar di mata investor, baik domestik maupun asing.

Dengan dukungan sistem pengawasan lingkungan yang ketat dan potensi sumber daya alam yang melimpah, Kukar menegaskan komitmennya menjadi daerah tujuan investasi yang ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi. (Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *