Masyarakat Dua Desa Dukung Rencana Usaha PT Cemerlang Sawit Nusantara, DLHK Kukar Catat Aspirasi Soal Dampak Sosial dan Lingkungan

BANNER DINAS LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN 5

Portalraya.com, Kukar – Anggota tim penyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), mengungkapkan beragam aspirasi masyarakat terkait rencana kegiatan PT Cemerlang Sawit Nusantara (CSN).

Dalam forum konsultasi publik yang digelar belum lama ini, warga menyampaikan pandangan yang beragam mulai dari dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan hingga kekhawatiran mengenai potensi dampak sosial dan lingkungan yang mungkin timbul.

Ketua Tim Penyusun AMDAL DLHK Kukar, Muhammad Yahya, menjelaskan bahwa masyarakat di Desa Separi dan Desa Sebulu menaruh harapan besar terhadap keberadaan perusahaan tersebut.
“Masyarakat berharap kehadiran perusahaan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi dengan melibatkan warga sekitar lokasi kegiatan,” ujar Yahya saat menyampaikan rangkuman aspirasi warga dalam rapat tersebut.

Menurutnya, salah satu harapan terbesar masyarakat adalah pemberdayaan tenaga kerja lokal agar warga desa tidak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut aktif berperan dalam kegiatan perusahaan.

Selain itu, masyarakat juga meminta PT CSN untuk menjalin kemitraan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan lembaga ekonomi lokal sebagai upaya memperkuat kemandirian desa.

Isu transparansi turut menjadi sorotan dalam forum tersebut. Warga menegaskan pentingnya perusahaan membuka informasi seluas mungkin kepada masyarakat dan pemerintah desa guna mencegah potensi kesalahpahaman di kemudian hari.

Dari sisi teknis, masyarakat menyoroti penggunaan akses jalan umum yang sering kali menjadi sumber konflik antara perusahaan dan warga. Mereka berharap PT CSN tidak menggunakan jalan desa untuk keperluan operasional, agar infrastruktur masyarakat tetap terjaga.

Selain itu, pengelolaan limbah juga menjadi perhatian utama. Warga meminta agar perusahaan menyiapkan sistem pengolahan limbah yang baik dan berkelanjutan sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar.

Meski sebagian besar aspirasi bernada positif, Yahya mengakui adanya kekhawatiran lain yang muncul, terutama terkait potensi gesekan sosial dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) jika tidak dikelola secara hati-hati.

Dalam dokumen rekapitulasi Saran, Pendapat, dan Tanggapan (SPT) yang disusun DLHK Kukar, disebutkan bahwa masyarakat dua desa tersebut pada prinsipnya memberikan dukungan penuh 100 persen terhadap rencana usaha PT Cemerlang Sawit Nusantara dengan catatan penting agar perusahaan tetap konsisten menjaga keseimbangan sosial dan kelestarian lingkungan hidup. (Adv/DLHK KUKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *