“Ngopi Bareng” Kapolsek Loa Kulu, Ruang Dialog untuk Kesenian dan Kamtibmas

e57c1576-4053-4715-a142-ea70144bed00

Portalraya.com, Kukar– Upaya mempererat kemitraan antara Kepolisian dan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan “Ngopi Bareng” yang digelar Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, S.H., M.H., bersama para pelaku kesenian dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Loa Kulu. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026 pukul 20.00 WITA di Balai Dusun Jawa Baru, Desa Loa Kulu Kota ini menjadi ruang dialog terbuka dalam membangun komunikasi yang konstruktif dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Acara tersebut dihadiri unsur Polsek Loa Kulu, perangkat desa, sesepuh Jawi, serta perwakilan berbagai group kesenian seperti reog, kuda lumping, jaipong, dan turonggo dari sejumlah desa di wilayah Loa Kulu, Loh Sumber, Jonggon Jaya, Sumber Sari, hingga Ponoragan. Kebersamaan yang terbangun mencerminkan kuatnya semangat guyub rukun dalam menjaga warisan budaya lokal.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, para pelaku seni menyampaikan harapan agar Polsek Loa Kulu dapat berperan sebagai pembina kegiatan seni budaya, sehingga aktivitas kesenian berjalan lebih terarah, terlindungi, dan tetap lestari.

Menanggapi hal tersebut, AKP Hari Supranoto menegaskan kesiapan Polsek untuk mendukung dan memfasilitasi pembinaan, dengan tetap mengedepankan pengawasan serta kepatuhan terhadap norma dan aturan yang berlaku.

Isu perizinan dan administrasi organisasi juga menjadi perhatian utama. Sejumlah group kesenian mengungkapkan kendala dalam pengurusan izin organisasi maupun izin keramaian saat menggelar pentas.

Kapolsek menegaskan agar koordinasi dilakukan melalui Kanit Intel dan Kanit Binmas guna memastikan seluruh persyaratan terpenuhi sesuai ketentuan.

Selain itu, pembahasan mencakup pengaturan waktu pelaksanaan pentas yang kerap berlangsung hingga dini hari, serta perlunya pendampingan Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan. Kapolsek menyampaikan komitmen untuk melakukan evaluasi bersama demi menjaga ketertiban umum tanpa mengurangi semangat berkesenian.

Aspirasi terkait dukungan sarana, fasilitas lokasi, hingga penyusunan proposal kegiatan juga disampaikan. Dalam hal ini, Polsek Loa Kulu siap berperan sebagai fasilitator dan penghubung dengan pihak terkait, tanpa terlibat dalam manajemen internal masing-masing group.

Kegiatan yang berakhir pukul 23.40 WITA tersebut berlangsung aman dan kondusif.
“Seni adalah milik bersama, bukan perorangan. Mari kita jaga kebersamaan dan persatuan,” pesan AKP Hari Supranoto.

Melalui forum dialog ini, seni budaya diharapkan menjadi media pemersatu masyarakat sekaligus sarana preventif dalam mencegah potensi konflik sosial, sejalan dengan komitmen Polri dalam membangun kemitraan yang humanis dan berkelanjutan.(Silvi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *