Portalraya.com, Palangkaraya– Setelah hampir sepekan melarikan diri, tahanan Polsek Samarinda Kota bernama Krisantus Dominikus Werong Lubur alias Santos, akhirnya berhasil ditangkap tim gabungan lintas Polda di wilayah Kalimantan Tengah, Sabtu (25/10/2025) malam. Penangkapan berlangsung dramatis sekitar pukul 22.36 WIB di Jl. Janah Jari No.031, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, tepat di rumah Sandri, kakak kandung tersangka.
Operasi pengejaran dan penangkapan ini merupakan hasil koordinasi antara Subdit Jatanras Polda Kaltim, Subdit 3 Jatanras Polda Kalteng, Unit Resmob Polresta Palangkaraya, Unit Gakkum Sat Pol Airud Polresta Samarinda, Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Polsek Loa Janan, dan Polsek Pahandut.
Kapolsek Loa Janan menyampaikan bahwa operasi ini merupakan bentuk soliditas antar wilayah hukum dalam menjaga keamanan.
“Sinergi lintas Polda dan Polres menjadi kunci keberhasilan penangkapan ini. Seluruh tim bergerak cepat setelah mendapatkan informasi keberadaan tersangka di Palangkaraya,” ujarnya.
Hasil interogasi awal mengungkap, Santos melarikan diri dari Rutan Polsek Samarinda Kota pada Minggu, 19 Oktober 2025 sekitar pukul 14.00 WITA. Ia kabur bersama tahanan lain bernama M. Yusril alias Unyil, melalui lubang closet yang dijebol menggunakan besi jemuran buatan para tahanan.
Setelah melarikan diri, keduanya sempat bersembunyi di Bukit Steling Samarinda, kemudian menempuh perjalanan panjang menumpang berbagai kendaraan menuju Kalimantan Tengah.
Selama pelarian, Santos dan Unyil berpindah dari Samarinda–Balikpapan–Penajam Paser Utara (PPU)–Babulu–Pulang Pisang, hingga akhirnya berpisah di simpang empat Pulang Pisang.
Unyil diduga melanjutkan perjalanan ke arah Kalimantan Barat, sementara Santos menuju Palangkaraya, tempat ia akhirnya ditangkap.
Setelah diamankan, Santos dititipkan di Rutan Polresta Palangkaraya untuk proses hukum lebih lanjut, sementara tim gabungan terus memburu Unyil yang masih buron.
Kapolres Kutai Kartanegara mengapresiasi kinerja cepat seluruh personel yang terlibat. “Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat jajaran kepolisian dalam menjaga wibawa hukum dan memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk bersembunyi,” tegasnya.(Silvi)
