Portalraya.com, Kukar– Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) Cabang Kutai Kartanegara kembali menegaskan perannya sebagai simpul pemersatu sosial dan budaya melalui perayaan Natal dan Syukuran Tahun Baru 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini digelar pada Kamis malam (30/01/2026) di Aula Serbaguna Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara.
Acara yang dimulai sejak pukul 17.30 hingga 20.00 WITA tersebut menjadi lebih dari sekadar seremoni keagamaan. Ia menjelma sebagai ruang refleksi spiritual sekaligus wadah konsolidasi sosial yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat Dayak, pemerintah daerah, serta organisasi lintas adat dalam semangat toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah Natal yang berlangsung khusyuk, dilanjutkan dengan syukuran Tahun Baru sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan tahun yang telah dilalui, dan ditutup dengan pembagian doorprize yang semakin mempererat keakraban peserta. Suasana hangat dan inklusif terasa kuat, mencerminkan nilai-nilai luhur budaya Dayak yang menjunjung tinggi harmoni sosial.
Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten Bupati Kutai Kartanegara Bidang Pembangunan, Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni, Ketua PDKT Cabang Kutai Kartanegara Maria Ester, Sekretaris Umum Kerukunan Dayak Kenyah Gilbert Libun Abram, Ketua Persatuan Dayak Lundayeh, serta pengurus PDKT dari berbagai kecamatan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandai kuatnya sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Ketua PDKT Kukar Maria Ester menyampaikan apresiasi atas dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap kegiatan masyarakat Dayak. Ia menilai dukungan tersebut bukan sekadar simbolik, melainkan wujud konkret perhatian pemerintah terhadap kehidupan keagamaan dan pelestarian budaya lokal.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sangat mendukung kegiatan kami, mulai dari fasilitasi tempat oleh Dispora hingga partisipasi langsung Kadispora yang menyumbangkan doorprize utama berupa sepeda. Ini adalah bentuk kepedulian yang kami rasakan secara langsung,” ujar Maria Ester.
Pembagian doorprize, termasuk hadiah utama berupa sepeda dari Kadispora Kukar, menjadi salah satu sorotan kegiatan. Lebih dari sekadar hiburan, hal ini dimaknai sebagai simbol kedekatan dan keterlibatan aktif pemerintah dalam kehidupan sosial masyarakat.
Perayaan Natal dan Syukuran Tahun Baru PDKT Kukar tahun ini dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat identitas budaya Dayak, meneguhkan nilai toleransi, serta membangun kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah.
Melalui sinergi yang harmonis ini, diharapkan Kutai Kartanegara terus tumbuh sebagai daerah yang inklusif, damai, dan berakar kuat pada kearifan lokal di tengah kemajemukan masyarakatnya.(Silvi)
