BKS-Pupuk Kaltim Teken MoU, Bidik Kolaborasi untuk Tambah PAD Kaltim

Portalraya.com, Jakarta – Perusda Bara Kaltim Sejahtera (BKS) bersama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama. Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas peluang bisnis sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Timur.

Penandatanganan kerja sama antara BUMD milik Pemerintah Provinsi Kaltim dan perusahaan BUMN itu berlangsung di Kantor PKT, Jakarta, Kamis (20/8). Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama PKT Rafli Yandra, Komisaris PKT H. Azis Samual, serta Direktur Utama PT BKS Nidya Listiyono. Prosesi tersebut juga disaksikan langsung Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud.

Direktur Utama PT BKS Nidya Listiyono menyebut MoU tersebut menjadi langkah awal untuk merealisasikan berbagai bentuk kolaborasi yang berpotensi memberikan manfaat bagi daerah.

“Alhamdulillah, Pemprov Kaltim bisa bekerja sama dengan PKT. Dalam waktu dekat kita akan action beberapa kerja sama yang bisa dilaksanakan,” kata Nidya.

Ia menjelaskan, dukungan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam membantu BUMD Kaltim membuka akses kerja sama dengan perusahaan BUMN maupun pihak swasta di tingkat nasional.

Nidya juga mengapresiasi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang dinilai telah memberikan ruang bagi BUMD untuk memperluas jaringan sekaligus menjajaki peluang bisnis di luar daerah.

“Kami dari PT BKS mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud yang sudah membukakan jalan kepada BUMD untuk berkolaborasi dengan perusahaan swasta maupun BUMN di pusat,” ujarnya.

Menurut Nidya, penguatan kerja sama strategis antarbadan usaha daerah dengan berbagai pihak dapat menjadi salah satu cara meningkatkan kontribusi BUMD terhadap daerah.

Ia berharap seluruh perusahaan daerah di Kaltim turut didorong untuk membangun kolaborasi produktif sehingga dapat membuka peluang lebih besar dalam meningkatkan PAD.

“Saya selaku ketua forum berharap agar semua BUMD bisa didorong untuk kerja sama untuk menambah PAD Kaltim,” katanya.

Nidya menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan BUMD harus terus ditingkatkan. Ia menyebut peningkatan PAD bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur di daerah.

“Kita sama-sama berjuang menambah PAD Kaltim untuk mendukung pembangunan di Kaltim,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud juga meminta jajaran BKS terus bergerak cepat dalam mencari dan mengembangkan peluang bisnis yang potensial.

Nidya mengatakan, gubernur mendorong agar kerja sama yang telah disepakati tidak berhenti pada seremoni penandatanganan MoU. BKS diminta segera menindaklanjutinya melalui langkah konkret sehingga memberikan dampak nyata bagi daerah.

“Gubernur juga berpesan kepada kami di BKS untuk bisa terus berakselerasi membuka peluang bisnis agar bisa berkontribusi untuk daerah,” kata Nidya.

Ia menambahkan, gubernur juga memberikan apresiasi terhadap produktivitas kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMD, BUMN, dan sektor usaha. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *